Ranup.xyz - Perokok dan peminum alkohol bermasalah yang dirawat di rumah sakit di Inggris akan diberi bantuan untuk stop atau mengurangi kebiasannya, demi mengurangi “muatan” pada layanan kesehatan Inggris (NHS). Langkah-langkah yang demikian adalah salah satu komponen dari agenda jangka panjang yang akan diumumkan beberapa hari ke depan oleh NHS.

Diceritakan bahwa kecanduan alkohol dan tembakau merupakan dua penyebab terbesar kesehatan buruk dan kematian dini.

Dan dukungan yang pas dan ideal dapat menyelamatkan nyawa dan menolong orang agar konsisten bugar lebih lama.

Badan amal kesehatan Ash mengatakan pihaknya menyambut positif agenda itu. Adapun Public Health England menyebut langkah itu "bijak" sebab akan menyelamatkan ribuan nyawa serta menolong NHS bertahan di masa depan.

Skema Dukungan

Kasus-kasus kesehatan yang berhubungan dengan ketergantungan alkohol menjadikan NHS di Inggris merugi £3,5 miliar, atau sekitar Rp63 triliun tiap-tiap tahun. Jumlah orang yang masuk rumah sakit sudah meningkat sebesar 17% dalam dekade terakhir, menjadi lebih dari 2% dari jumlah sempurna.

Namun pengaplikasian Regu Pakar Perawatan Alkohol terus berkurang dalam hal panggilan ambulans dan pasien langganan. Skema ini telah berjalan di Bolton, Salford, Nottingham, Liverpool, London dan Portsmouth.

Kemudian, skema itu akan diperluas di 50 rumah sakit yang merawat pasien perokok dan peminum dengan jumlah terbanyak.

Dan tiap-tiap perokok yang dirawat di rumah sakit - sekitar separuh juta per tahun - akan ditawarkan dukungan khusus untuk stop.

Ini termasuk perempuan yang tengah hamil dan pasangannya.

Angka terupdate memperlihatkan bahwa 10% perempuan di Inggris masih mengisap rokok saat bayi mereka lahir, yang bisa menggandakan risiko kematian pada ketika kelahiran dan meningkatkan risiko keguguran.

Kawasan dengan keperluan khusus, seperti Blackpool dimana satu dari lima perempuan hamil di sana mengisap rokok, akan diberi prioritas selama lima tahun ke depan, kata NHS Inggris.

Perubahan Perawatan

Simon Stevens, kepala eksekutif NHS Inggris mengatakan: \"Minum alkohol berlebihan {bisa} menghancurkan keluarga, dan NHS terlalu {acap kali|sering kali|tak jarang|kerap|kerap kali} menangani {akibat|pengaruh|imbas} buruknya.

"Kecanduan alkohol dan tembakau secara konsisten menjadi dua penyebab terbesar kesehatan yang buruk dan kematian dini, dan dukungan yang pas dan ideal bisa menyelamatkan jiwa."

Ia menyebut agenda jangka panjang itu memberikan "perubahan besar dalam perawatan untuk pelbagai keadaan dan situasi} utama" seperti kanker, kesehatan mental, dan penyakit jantung.

Ia pula mengatakan langkah ini memberikan pasien "dukungan yang mereka butuhkan untuk mengambil kendali lebih besar kepada kesehatan mereka sendiri dan konsisten bugar lebih lama."

Royal College of Physicians mengatakan banyak pasien {cuma} {mendapatkan|memperoleh} perhatian NHS selama kunjungan pertama mereka di rumah sakit.

"Tiap-tiap kontak seorang profesional kesehatan dengan seorang pasien merupakan peluang untuk menolong pasien agar stop mengisap rokok - mempunyai metode untuk menangani ketergantungan tembakau dengan dana yang dialokasikan akan menolong mewujudkannya.

"Konsentrasi pada manajemen penyakit berhubungan dengan alkohol juga disambut dengan bagus.
"Kita tak boleh melupakan pencegahan dan perbuatan lebih lanjut untuk mengurangi minum yang membahayakan betul-betul diperlukan."

Klasifikasi kampanye perokok, Forest, mengkritik inisiatif NHS sebagai "sama dengan penindasan".
Direkturnya, Simon Clark, mengatakan:"Telah cukup stress berada di rumah sakit tanpa tekanan tambahan untuk seketika stop mengisap rokok.

"Menekan perokok untuk stop, khususnya  jikalau mereka di rumah sakit sebab alasan yang tak berhubungan dengan mengisap rokok, ialah pelanggaran privasi."