Ranup.xyz - Para Pemuda eMpowering di ASEAN adalah program kemitraan
antara Maybank Foundation dan ASEAN Foundation yang terdiri dari mentoring,
pelatihan kepemimpinan regional, dan proyek-proyek masyarakat lokal di luar
negeri.
Proyek-proyek masyarakat akan diinkubasi untuk ditingkatkan
di tahun-tahun mendatang sebagai perusahaan sosial di seluruh wilayah untuk
menjadi inisiatif utama di Asia Tenggara untuk mengkatalisis partisipasi pemuda
dan berdampak pada komunitas mereka.
Program ini dimulai dengan kesadaran bahwa masa depan ASEAN
berada di tangan kaum muda, dan energi dan kreativitas mereka dapat disalurkan
ke dalam kegiatan yang menantang dan bermakna untuk memperkuat ikatan
masyarakat, mendorong kesukarelaan dan filantropi, dan menghasilkan solusi
inovatif untuk tantangan sosio-ekonomi.
Program ini bertujuan untuk membuat dampak yang
berkelanjutan dan positif terhadap pemberdayaan pemuda ASEAN dan upaya
membangun komunitas ASEAN. Lebih khusus lagi, program ini memiliki tujuan
untuk:
Untuk mempromosikan kesukarelaan, inovasi sosial, dan
kesadaran ASEAN
Untuk menciptakan jalur karir alternatif bagi kaum muda
Untuk meningkatkan kesadaran di kalangan pemuda ASEAN
tentang penyebab sosial
Untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi
masyarakat ASEAN melalui perusahaan sosial
Proyek
Setiap peserta yang diterima akan dikelompokkan dengan 9
peserta lain yang diterima dari negara asal yang sama dan masing-masing
kelompok akan dipasangkan dengan mitra Organisasi Masyarakat Sipil (CSO) di
luar negeri. Sebelum proyek luar negeri, kelompok akan melalui seri
pembelajaran online dan pelatihan regional di Thailand (Januari, 2019). Proyek
komunitas lokal di luar negeri akan berlokasi di Indonesia, Malaysia, atau
Kamboja.
]ASEAN Foundation didirikan oleh para Pemimpin ASEAN pada
bulan Desember 1997 selama ASEAN 30th Anniversary Commemorative Summit untuk
membantu mewujudkan kemakmuran bersama dan masa depan yang berkelanjutan untuk
10 Negara Anggota ASEAN, yaitu, Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos,
Malaysia, Myanmar , Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Manfaat
Peserta yang diterima akan menerima:
Orientasi dan pengembangan kapasitas yang sepenuhnya didanai
sebelum keberangkatan ke proyek komunitas.
Tiket penerbangan Pulang-pergi dari negara asal ke lokasi
sukarelawan
Makanan (sarapan, makan siang, makan malam), dan
transportasi lokal
Hibah untuk melaksanakan proyek komunitas lokal dua minggu
di luar negeri
Penyelenggara program tidak akan mencakup hal-hal
berikut:
Transportasi lokal dari rumah peserta ke bandara
Setiap pengeluaran lain yang tidak terkait langsung dengan
program
Persyaratan
Usia 19-35 tahun pada hari ulang tahun pendaftar berikutnya
(2019)
Warga Negara Anggota ASEAN
Kefasihan dalam bahasa Inggris, seperti mentoring,
pelatihan, dan komunikasi umum selama program akan sepenuhnya dilakukan dalam
bahasa Inggris, peserta diminta untuk dapat memiliki kefasihan lisan dan
tertulis dalam bahasa Inggris.
Komitmen penuh untuk pelatihan regional satu minggu dari 20
hingga 25 Januari 2019 dan proyek relawan luar negeri selama dua minggu dari 17
Februari hingga 2 Maret 2019
Terbuka untuk: Negara Anggota ASEAN

0 Komentar