Ranup.xyz - Di era yang serba digital ini, apa yang kita inginkan dan kita angan-angankan dengan sangat mudah terwujud dan ada dengan sagat cepat, dengan menekan tombol oke kita sudah terhubung dengan belahan dunia yang sangat jauh dijangkau yang pada masa tempo dulu dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk melakukan suatu perjalanan seperti ke mekkah dalam rangka menunaikan ibadah haji, berbalik seribu derajat yang kita alami pada saat sekarang ini.
Sebagai
hamba Allah SWT, tentu wajib dan harus bersyukur atas apa yang telah di
anugerahkan kapada kita sebagai hambanya, salah satu cara mensyukuri nikmat
Allah SWT adalah mempergunakannya dalam hal-hal yang bersifat positif dan
berguna bagi sesama makhluk dan tentunya tidak merugikan diri sendiri apalagi
orang lain,dalam hal ini adalah kecanggihan teknologi yang berkembang pesat
pada saat ini.
Tetapi
menurut pengamat penulis, belakangan ini terkadang banyak orang salah dalam
menggunakan reknologi tersebut sehingga berdampak pada si pennguna teknologi
tersebut, Salah satu contoh teknologi yang salah di gunakan oleh kaum milineal
sekarang adalah game online, banyak game online bisa kita dapati di
smartphone-smartphone jaman sekarang, tetapi yang tengah membooming di
tengah-tengah masyarakat indonesia khususnya kaum muda dan anak-anak walaupun
ada beberapa yang kita dapati pemain itu bapak-bapak adalah bermain free fire
atau game perang yang bisa terhubung langsung dengan lawan-lawan yang ada di belahan
dunia lain sekalipun
.
Berdasarkan
tema penulis di atas, banyak sekali dampak buruk bagi pencandu game online
tesebut, salah satunya adalah waktu yang terbuang sia-sia dan mereka terkadang
lupa akan kewajibannya sebagai hamba Allah SWT dengan menghabiskan waktu
berjam-jam di suatu tempat semisal warkop dengan main game dan tidak bisa
memilah waktu antara watu istrirahat dan bekerja dan waktu represh dan belajar
bagi mereka yang masih dalam pendidikan, bukankah dalam Al qur’an Allah SWT telah
berfirman yang bunyinya “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka beribadah kepadaKu.” (QS. Adz Dzariyat: 56),pertanyaannya
apakah game online tersebut merupakan salah satu bentuik penghambaan diri kita
kepada sang pencipta?. Jawaban itu ada pada diri kita masing-masing.
Dan mereka lupa akan kewajibannya sebagai anak
kepada orang tuanya, mereka di kirim ke tempat pendidikan oleh orang tuanya
supaya kelak mereka bisa hidup mandiri selepas mereka pergi meninggalkan dunia
yang fana ini, tetapi terkadang mereka lupa akan hal tersebut dan sudah terlena
apa yang sudah dipunyai dengan menghabiskan waktu dengan main game online
tersebut dan tinggal minta sama orang tuanya di rumah dan di kampung bagi
mereka yang merantau ketika awal bulan datang. pertanyaannya, dimana moral dan
tanggung jawab kita sebagai anak terhadap kedua orangtua kita?, yang sudah
bersusah payah mencari rezeki untuk menjadikan anaknya berguna kelak untuk
agama dan juga nusa bangsa.
Selain berdampak pada terbuang waktu yang sia-sia,bermain
game atau melihat layar handphnoe dengan waktu yang relatif lama sangat
berpengaruh pada kesehatan anggota tubuh kita salah satunya adalah mata. Kita
semua tahu bahwa mata dalah alat vital pada tubuh manusia yang telah Allah SWT
berikan kepada manusia yang berakal,oleh karena itu rawatlah ia dan
pergunakanlah di jalan yang di ridhai oleh Allah SWT.
Selain berpengaruh pada mata, bermain game atau
melihat HP terlalu lama juga berpengaruh pada kondisi kesehatan yang disebabkan
diam di satu tempat dengan waktu terlalu lama tanpa bergerak, otomatis urat
nadi atau pembuluh darah yang ada di
dalam tubuh seseorang tersebut berhenti dan tidak berjalan sebagaimana mestinya
dan bisa-bisa terkena penyakit yang memetikan yaitu stroke.
Selanjutnya yang tidak kalah penting dari semua
pengaruh yang telah di uraikan dia atas
terhadap pecandu game adalah otak. Pola pikir seorang pecandu game
online terkadang menjadi kaku dan dalam istilah kata otaknya tidak main dan
sangat sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan hidupnya ke depan nantinya.
Sesuai dengan firman Allah SWT dalam al qur’an yang
artinya “Orang-orang
Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama
mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang
sebenarnya)”.Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah
pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan
penolong bagimu.
QS. al-Baqarah: 120.
QS. al-Baqarah: 120.
Berdasarkan
arti alqur’an diatas, kita sebagai muslim yang tentu beriman kepada Allah SWT
harus jeli dan lihai dalam menggunakan teknologi yang semakin berkembang pesat
pada saat ini, semua kita tahu teknologi seperti smartphone yang sedang kita
pakai saat ini adalah prabikan asing yang didominasi oleh orang selain islam
dan tidak beriman kepada Allah SWT.
Mereka
menciptakan dan mengembang teknologi sedemikian canggih sesuai keperluan atau
kebutuhan dunia sekarang tentunya, walaupun mereka mengekspor ke negeri yang
mayoritas penganut islam semisal indonesia untuk perkembangan bisnisnya, tapi
kita harus pandai berbaur dengan keadaan dunia sekarang dan jangan sampai dunia
yang memaksa kita untuk harus mengikutinya,karena mereka punya misi yang luar
biasa selain misi bisnis yaitu sesuai dengan firman Allah SWT di atas.
Bukan
tanpa dasar penulis mengopinikan yang demikian, banyak sudah kita temui bukti
tentang misi mereka orang kafir,seperti semakin hilangnya moral dan akhlak
anak-anak jaman sekarang semisal membunuh orang tua dan masih banyak lagi
kasus-kasus yang menampakkan tergerusnya moral da
Bukan
tidak boleh kita memakai apa yang dibuat oleh orang kafir semisal yang sedang
kita pakai dan gunakan pada saat ini semisal smartphone, asalkan bermanfaat
untuk kita sendiri yang paling utama seperti menggunakan HP yang sudah canggih
seperti saat ini untuk barbagi ilmu dan bersilaturrahmi sesama keluarga yang
nan jauh di negeri orang melalui aplikasi-aplikasi yang di tawarkan dalam HP
tersebut seperti pesan whatsapp dan facebook, karena Rasulullah SAW bersabda”
kamu lebih tau dengan urusan duniamu”.jadi apapun yang kita dapatkan dan kita
temui sekarang dan yang akan datang pergunakanlah sebaik mungkin dan yang
paling penting mendapat karidhaan Allah SWT,Amin.

0 Komentar