Film anime bukan hannya sangat menghibur saat kita tonton, meskipun anime tapi didalamnya tetap tidak lepas dari pencitraan nilai sosial baik dari karakter tokohnya maupun, budaya atau kebiasaan yang dimunculkan dalam suatu film anime. Jadi jika kita beranggapan menonton filem itu hannya akan menghabiskan waktu, itu merupakan suatu pemikiran yang salah, karena pemikiran yang demikian merupakan buah fikir yang alahir dari pertimbangan sudut pandang negatif saja tapi jika kita melihat dari pertimbangan sudut pandang yang positif maka kita akan mendapatkan sesuatu yang bermakna serta menjadi panutan bagikita dalam kita bermasyarakat atau berinteraksi dengan orang lain.
Dan film yang akan kita lihat nasehat yang terkandung didalamnya adalah sebuah film anime yang berasal dari daratan Jepang dan bahkan episodnya sudah mencapai 737 (tujuh ratus tiga puluh tujuh episod), ini merupakan jumlah yang sangat fantastis bukan?, tentunya sangat luarbiasa, dan penggemar film ini sampai sekarang sangat banyak dan setia menunggu episod berikutnya.
Apa alagi kalo bukan film anime yang berjudul ONE PIECE , ONE PIECE merupakan sebuah film anime yang menceritakan petualangan sebuah kelompok bajak laut untuk mencari harta karun legendaris, One Piece.
Pembua film One Piece adalah Eiichiro Oda pada Agustus 1997 di Shonen Jump dan diterbitkan di Shueisha hingga saat ini.

KRONOLOGI PENGINSPIRASIAN FILM INI
Eiichiro Oda mendapatkan inspirasi dari Akira Toriyama yang merupakan pengarang cerita film Dragon Ball dan Dr. Slump ketika masih muda. Ketika waktu kecil, menonton serial kartun "Vicky the Viking" sering menjadi serial tontonanya dan ia mulai terinspirasi untuk mengarang tentang bajak laut. kemudian ia menciptakan tokoh Pandaman pada Kinnikuman karangan Yudetamago. Di tahun 1992 saat itu ia berusia 17 tahun, Oda mengajukannya dengan judul "Wanted!". Hal ini ternya membuatnya dipanggil untuk menjadi staff di majalah Weekly Shonen Jump, ia kemudian menjadi asisten bagi beberapa pengarang terkenal seperti : Masaya Tokuhiro, Shinobu Kitani dan Nobuhiro Watsuki.
Pada pertengahan tahun 90, Oda mengajukan dua cerita pendek atau one-shot  terpisah, masing-masing berjudul "Romance Dawn". Dan inti cerita ini adalah cerita yang memperkenalkan karakter Monkey D. Luffy, seorang anak lelaki bertopi jerami yang memutuskan dirinya untuk pergi ke laut menjadi bajak laut ternama. Dan beberapa konsep seperti; inspirasi Luffy menjadi bajak laut dan kekuatan-kekuatan luarbiasa yang didapatkannya akibat memakan buah iblis yang mengubah tubuhnya menjadi karet.
Di 1997 tepatnya pada bulan Agustus, Oda banyak mendapat ide dari "Romance Dawn" dan menggunakannya untuk serial mingguan yang diberi judul "One Piece". Yang pertama pertama kali diterbitkan di Weekly Shdenga onen Jump,  yang merupakan majalah mingguan yang dimiliki oleh Shueisha. dengan ini ia dengan cepat menarik perhatian parapembaca dan populer dari sejak awal-awal chapter, dan membuatnya menjadi salah satu serial yang unggul dalam majalah.
Pada awalnya Oda mencanangkan serial yang berjalan selama 5, namun berjalan lebih lama dari yang ditargetkan dan ia sendiri pun tidak dapat memperkirakan kapan ceritanya akan berakhir.



Dari film ini bukan hannya keseruan menonton yang akan anda dapatkan akan tetapi film ini juaga sarat akan nilai-nilai sosial yang turut mengharukan anda, berikut berikut ulasannya :
1.       Semangat pantang menyerah
Dalam film ini memnggambarkan bahwa meskipun kemilut peperangan sangat berat dan darah mulai mengucur deras namun mereka tetap semangat untuk melawan musuh-musuh mereka, tanpa mengenal kata menyerah meskipun kesempatan untuk memenangkan pertarungan sangat tipis.

2.       Keadialan adalah harga mati
Keteguhan kelompok bajak laut topi jerami dalam memperjuangkan keadilan demi melawan penindasan sangat tergambar jelas saat-saat terjadi peperanga, dan yang menjadi tameng pelindug masyarakat adalah  kelompok bajak laut topi jerami.

3.       Rasa persahabatan yang kuat
Rasa persahabatan sangat ditonjolkan dalam film ini, ini dapat kita amati dari keakraban atar sesama anggota bajak laut yang saling melindungi dan memiliki rasa memiliki antar sesama sehingga menjadi sebuah sumber kekuatan yang kuat untuk melawan berbagai rintangan kehidupan, karena sebuah tim yang solit pasti akan memperoleh kemenangan bersama.

Dan masih banyak naseha yang masih bisa kita petik dari film ini , terima kasih.